Sungai Maron, Tempat yang Masih Tersembunyi di Pacitan

Sungai Maron (c) Boombastis

Selain pantai, Pacitan masih memiliki destinasi menarik yang bahkan belum banyak diketahui orang, yakni Sungai Maron. Inilah sungai tersembunyi yang masih dijaga kelestariannya.
Mungkin sebagian besar masyarakat kurang begitu mengetahui tentang Sungai Maron. Bahkan warga Pacitan sendiri banyak yang belum mengetahuinya. Hal ini dikarenakan akses menuju kesana belum diketahui oleh banyak orang.
Sungai Maron berada di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Sungai Maron mengalir bermuara menuju Pantai Ngiroboyo.
Sungai Maron sangat berarti bagi masyarakat Desa Dersono dan Desa Sendang, karena berfungsi sebagai sumber air bagi kehidupan. Oleh karena itu sungai ini sangat dijaga kelestariannya.

maron 2
Untuk promosi daerah dan sebagai hiburan masyarakat, tiap tahun di sungai Maron ini juga diadakan lomba dayung. Hingga sekarang sudah diadakan sebanyak dua kali sejak tahun 2012. Lomba Dayung ini boleh diikuti oleh siapapun.
Terkadang penonton tertawa terbahak-bahak karena peserta lomba dayung saling bertabrakan bahkan tak jarang yang tercebur ke dalam sungai. Banyak wisatawan baik dari Pacitan sendiri maupun dari luar pacitan yang menyaksikan lomba ini.

Published by: detikTravel 

Writer : Anton Tri Sutrisno

Iklan

Liburan Beda di Borobudur: Naik Gajah!

Candi Borobudur sudah sangat terkenal di kalangan para traveler. Candi Buddha terbesar di Indonesia ini menawarkan sensasi berbeda bagi para traveler, Apa itu? Para traveler bisa naik gajah keliling Candi Borobudur!

IMG_6822
Bingung mau ke mana akhir pekan ini? Kunjungi saja Candi Borobudur, satu lokasi dengan berbagai spot wisata tersaji di sana. Mulai dari menikmati megahnya Candi buddha terbesar di dunia, galeri unik dan seni Borobudur Indonesia, museum kapal Samudraraksa dan masih banyak lagi.

IMG_6765
Namun di luar itu semua, ada hal unik yang terdapat di lokasi wisata ini. Saat ini, semua wisatawan yang akan menuju ke candi wajib memakai sarung. Hal ini dilakukan untuk menghormati dan menghargai situs candi itu sendiri, sehingga menciptakan ciri khas tersendiri.

IMG_6830
Sarung yang akan dipakai pun telah disediakan oleh pihak pengelola kawasan candi dan free alias gratis disewakan bagi setiap pengunjung. Kegiatan semacam ini disebut dengan istilah "Sarungisasi" oleh pengelola tempat wisata.
Satu hal lagi yang menarik di Candi Borobudur, setiap akhir pekan ada satu wahana menarik yang dapat dinikmati oleh para wisatawan yaitu menaiki gajah. Pengelola mempersiapkan para gajah untuk dapat dinaiki oleh para wisatawan dengan tarif tertentu.

IMG_6849
Sehingga para wisatawan dapat dimanjakan dengan punggung gajah yang empuk serta dapat berwisata alam dan berinteraksi dengan binatang tanpa harus ke kebun binatang.

Published by: detikTravel

Writer: Alfry Royadi

Eksotisnya Grojogan Mbedayu Pacitan

photo by umam Setelah sekian waktu berburu keindahan surga pantai Pacitan, kini kami beranjak untuk menjelajahi spot-spot yang berbeda karakteristiknya. Sejenak kami mencoba menjauh dari kehidupan pantai dan mulai menjelajahi kedalaman hutan Pacitan yang menyimpan segudang sumber daya alam yang belum tereksplor. Pacitan yang notabene merupakan kampung halaman SBY, sebagian besar wilayahnya merupakan perbukitan yang ditutupi oleh hutan yang masih rimbun. Namun di dalam hutan ini tersimpan banyak sumber daya alam yang eksotis. Salah satunya yang kami kunjungi ini. Terletak di utara pusat kota tepatnya di desa Bolosingo terdapat sebuah air terjun yang cantik bernama Grojogan Mbedayu.

photo by ardhani Lokasinya yang berada di Tengah hutan membuat perjalanan kami penuh dengan tantangan. Para traveller pecinta tantangan yang memicu adrenalin, spot satu ini sangat cocok untuk memuaskan dahaga petualangan Anda. Untuk menjangkau lokasi, kita diharuskan menempuh dengan jalan kaki tidak ada pilihan lain, karena akses jalan tidak memungkinan dilewati oleh kendaraan bermotor. Kita bisa menitipkan kendaraan di perkampungan warga kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki membelah hutan dan menyisir tebing sejauh sekitar 3km.

photo by ardhani Pun demikian dijamin para traveller tidak akan kecewa setelah sampai di lokasi grojogan meski berlelah-lelah ria selama perjalanan. Rasa penat akan langsung terobati dengan bermain air yang segar di sana plus suguhan pemandangan alam yang masih perawan. Sayangnya saat kami berkunjung kesana kondisi debit air belum begitu melimpah karena kami datang disaat musim kemarau sehingga sensasi air terjunnya relatif kecil. Menurut warga, jika di musim penghujan air terjun akan tampak lebih indah dengan derasnya air yang meluncur dari puncak tebing. Meski demikian kami tetap puas dengan petualangan kami ke grojogan Mbedayu. So, bagi traveller yang sedang berlibur di Pacitan, sempatkan datang ke grojogan Mbedayu Pacitan disela-sela trip list kalian yang lain, dijamin kalian tidak akan kecewa. Tipsnya, silahkan datang di waktu musim penghujan untuk mendapatkan keindahan yang optimal, namun jangan datang di saat kondisi hujan karena akses jalan akan menjadi licin dan berbahaya.