Pantai Pangasan, Kembaran Papuma di Bumi 1001 Gua

Setelah setangah tahun menelantarkan blog ini akhirnya hari ini saya sempatkan untuk menulis lagi. Kali ini saya hadir dengan cerita-cerita seputar pengalaman traveling bersama grup yang kami namakan “The Travel Rangers.”

Destinasi yang akan saya ceritakan ini adalah destinasi anti mainstream, jadi jangan harap kalian menemukan rute yang mudah dijangkau dalam setiap destinasi yang saya share. Namun demikian, pemandangan yang ada di setiap destinasi yang saya kunjungi ini sebanding dengan usaha Anda untuk mencapainya.

Bulan lalu tepatnya tanggal 19 Mei 2015 saya beserta dengan tiga orang teman saya mencoba untuk menjelajahi pantai di sisi timur Pacitan. Perjalanan ini membawa kami sampai di Desa Kalipelus Kecamatan Kebonagung. Menurut informasi dari salah satu teman saya (anak Kepala Desa Kaiipelus), di desa ini terdapat satu pantai yang sangat indah namanya Pantai Pangasan.

Kami pun mencoba untuk mengunjungi pantai ini. Sebelumnya kami sudah diperingatkan bahwa rute menuju pantai ini cukup menantang dan benar saja ternyata sepeda motor kami tidak bisa mencapai bibir pantai. Setelah menyusuri jalan rabatan selama 30 menit kami harus memarkir sepeda di akhir jalan rabatan tadi dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki selama 45 menit.

Treknya beragam ada jalan setapak datar, turunan dan tanjakan. Trek perjalanan menuju pantai didominasi dengan trek menurun yang membuat kaki gemetar tapi di tengah jalan Anda akan menemukan hamparan hijau sawah terasiring seperti di Ubud, Bali. Gambarnya ada tuh di atas.

EOS 650D_9999_62

Jika sudah menemui area persawahan berarti Anda sudah setengah jalan, lanjutkan perjalanan, kali ini membelah hutan dengan trek yang masih berupa turunan. Setelah 45 menit berjalan, pemandangan dalam gambar di atas itu yang akan Anda dapatkan. Eits, ini bukan Papuma ljo tapi Pantai Pangasan, Desa Kalipelus dengan kata lain Pacitan punya nih.

Saat pertama sampai di atas bukit kami juga sempat terpukau sebab pantai ini mirip sekali dengan Pantai Papuma di Jember. Waktu itu saya belum percaya sih soalnya saya belum pernah ke Papuma sebelumnya. Namun saya jadi yakin saat googling tentang pantai tersebut dan benar saja pantai ini mirip banget. Coba deh kalian googling pantai Papuma dan bandingkan dengan Pantai Pangasan di atas.

EOS 650D_9999_171

Pemandangan menakjubkan tidak berhenti sampai di situ, sesampainya di pinggir pantai, pemandangan lebih spektakuler akan disuguhkan cuma-cuma buat Anda. Pantainya masih alami terbukti dengan tidak ada jejak manusia sama sekali di pasir pantainya. Saat itu hanya ada kami berempat saja di sana tentu membuat suasana terasa sedikit mistis apalagi dengan adanya gua di tebing sebelah timur dari pantai ini.

Ombak pantai lumayan besar jadi jika kalian kepingin ke pantai ini kami sarankan untuk tidak mandi di pantai. Jangan lupa membawa bekal yang banyak sebab rute yang berat akan membuat Anda haus dan lapar tapi perlu diingat sampah dari bekal Anda jangan dibuang sembarangan, lebih baik Anda bawa lagi untuk dibuang di tempat sampah yang ada di perkampungan di dekat tempat parkir. Keep Green Guys!

Iklan

7 Tanggapan

  1. Fotonya kurang banyak mas hhhhehee

  2. Fotonya kurang banyak mas hhehee

  3. wah keren mas, destinasi baru ya ini kelihatanya

  4. kalau bawa sepeda motor sendiri, kira kira kalau parkir sebelum ke bibir pantai, ada gak tempat parkir dan adabyg jaga parkiran ngak mas..trims sebelumnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s