PESONA KALIURANG DAN INDAHNYA MERAPI

Image0229

Minggu, 17 Pebruari 2013. Pertama kalinya saya mengunjungi objek wisata Kaliurang yang berlokasi di Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lebih tepatnya lokasi obyek wisata ini berada di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, sekitar 28 km dari pusat kota Yogyakarta. Obyek wisata Kaliurang terletak di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut, sehingga udara disana sangat sejuk dengan suhu udara berada dikisaran 20-25 derajat celcius. Di tempat ini saya berada pada jarak 12 km dari puncak merapi sehingga saya dapat menikmati pemandangan merapi yang indah dengan sangat jelas dengan mata telanjang. untuk memasuki area wisata Kaliurang, pengunjung dikenakan biaya masuk  Rp.3000 untuk dewasa dan Rp.2000 untuk anak-anak. Obyek wisata Kaliurang sangatlah luas, terdiri dari beberapa resort diantaranya Gardu Pandang, Telogo Putri, Museum Merapi, Goa Jepang dan lain sebagainya. Kali ini yang saya kunjungi adalah Gardu Pandang dan Telogo Putri. Di Gardu Pandang para pengunjung dapat melihat merapi dengan menggunakan teropong yang di sewakan oleh para petgas persewaan hanya dengan biaya Rp.3000. di sini juga terdapat pos pemantau gunung merapi dan pengunjung dapat pula melihat merapi lebih jelas melalui pos pemantau ini. Mereka yang ingin melihat merapi dari pos pemantau dikenakan biaya Rp.1000 saja, cukup terjangkau bukan. Namun dari semua pemandangan yang tersaji di sana, ada satu hal yang sangat membekas diingatanku yaitu air yang super dingin, bahkan aku merasa suhu air disana sama dengan air es yang berasal dari kulkas, but so far sangat menyegarkan badan.

Tujuan berikutnya adalah Telogo Putri dimana obyek tersebut masih satu lokasi dengan obyek Gardu Pandang, yaitu dalam kawasan wisata Kaliurang. Di Telogo Putri terdapat area bermain, berbagai wahana tersedia di sana. Selain itu di lokasi ini terdapat banyak warung makan yang menyediakan berbagai macam menu khas kota Jogja, dan yang paling khas dari semuanya yaitu terdapat banyak penjual buah salak, karena ternyata lokasi ini dekat dengan perkebunan salak, namun sayang saya tidak sempat membelinya. Di sana pengunjung juga dapat mengunjungi Taman Nasional Gunung Merapi, pengunjung dikenakan biaya 2000 rupiah per kepala. Dalam area taman nasional pengunjung akan di sambut puluhan monyet yang hidup bebas di hutan. Di sana juga terdapat air terjun mini, karena debit airnya yang tidak terlalu besar namun tetap memberikan pemandangan yang indah di balut hutan yang masih alami. Menakjubkannya lagi, di sana terdapat sisa-sisa pohon pinus yang hangus terbakar karena erupsi merapi tahun 2010 silam. selebihnya saya sangat menikmati suasana di sana. Bagi para traveler yang suka ke Jogja, rasana belum lengkap rasana jika Anda belum mengunjungi tempat ini.